teknologi

Jenis dan Kekurangan ROM di Ponsel Pintar Xiaomi

Tidak dipungkiri kalau Xiaomi sekarang menduduki peringkat atas sebagai merek ponsel pintar terlaris di Indonesia selama empat tahun belakangan ini. Popularitas yang cukup tinggi membuktikan bahwa perangkat yang diciptakan oleh produsen asal Tiongkok bukanlah perangkat biasa saja. Hadir dengan ROM Global, sistem operasi terbaru, dan fitur pendukung lainnya membuat ponsel pintar satu ini menjadi incaran anak-anak muda.

Pentingnya Teliti Menentukan ROM Ponsel Pintar Xiaomi

Sayangnya, kabar baik tersebut berbanding terbalik dengan tidak sedikitnya seri ponsel pintar Xiaomi yang masuk melewati jalur tidak resmi. Tentu hal ini menjadi kabar buruk karena banyak pengguna ponsel pintar mulai was-was ketika akan membeli Xiaomi, ditakutkan mendapat perangkat palsu.

Ponsel pintar Xiaomi yang masuk ke Indonesia melalui jalur tidak resmi seringkali dibanderol dengan harga jual yang sangat murah. Namun, kehadiran ponsel pintar tidak resmi tersebut ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan. Salah sat hal penting yang kini sedang ramai dibicarakan adalah ROM MIUI palsu distributor.

Dibandingkan dengan ROM MIUI Stable Global, ROM palsu Xiaomi jelas mengindikasikan dampak buruk terhadap perangkat.  Mungkin sampai detik ini Anda sedang bertanya-tanya tentang cara membedakan ROM Xiaomi Global dengan ROM distributor. Tenang, pada kesempatan kali ini Wakdroid akan menyampaikan informasinya untuk Anda.

pixabay.com

Versi dan Ciri-ciri ROM Xiaomi

Lain halnya dengan perangkat ponsel pintar merek lain, sewaktu Anda melakukan proses peningkatan (upgrade) untuk Xiaomi. Misalkan proses upgrade tersebut dari MIUI 6 ke MIUI 8, maka Anda akan dihadapkan dengan dua pilihan firmware, yaitu versi ROM Distibutor atau Global Stable atau ROM Xiaomi. Penjelasan lengkapnya bisa disimak di bawah ini.

  1. ROM Developer Tiongkok (China)

ROM ini dikembangkan langsung oleh developer resmi MIUI. Apabila Anda ingin mendapatkan ROM dengan fitur terbaru, pilihan terbaik jatuh ke ROM ini. Pasaknya, ROM Developer Tiongkok akan update secara rutin per satu minggu sekali. Anda bisa memperoleh versi ROM yang bagus dan kalau di-update kembali akan memperoleh ROM dengan bug. Sayangnya, ROM Developer Tiongkok memiliki kekurangan, yakni bahasa yang disediakan sangatlah terbatas, hanya bahasa Inggris dan Mandarin.

Untuk mengetahui ciri-ciri ROM Developer Tiongkok, yaitu:

  • Tidak menyediakan bahasa Indonesia;
  • Seringkali versi MIUI-nya diawali dengan angka 6.x.x.x;
  • Terdapat fitur baru; dan
  • Proses update berlangsung rutin selama satu minggu sekali.
pixabay.com

ROM Developer ini tidak bisa ditemukan di aplikasi Google, baik Google Play Game, Play Store, Chrome, dan lain sebagainya. Dengan begitu, Anda harus menginstal secara manual dengan mencari di situs-situs internet yang kiranya menyediakan aplikasi tersebut.

  1. ROM Distributor

Sebenarnya ROM ini asli dari pabrikan Xiaomi, namun telah dimodifikasi oleh pihak distributor yang tidak resmi. Dengan kata lain, ROM ini asli tapi palsu. Dampak yang dihasilkan dari penggunaan ROM ini adalah stabilitas perangkat lunak. Aplikasi di perangkat akan sering tertutup dengan sendirinya karena tidak stabilnya software yang tertanam. Akibatnya, Anda harus membuka aplikasi tersebut sejak awal. Selain itu, ROM ini dianggap lebih berat daripada ROM versi lainnya.

Untuk mengetahui ciri-cirinya, perhatikan poin-poin berikut ini.

  • Tidak dapat melakukan update ROM;
  • Sudah ada bahasa Indonesia, namun bukan berarti ROM Xiaomi Global palsu;
  • Versi MIUI di ROM ini lebih banyak angka, tepatnya sejumlah lima. Sebagai contoh: v6.2.5.0.0.0;
  • Terdapat aplikasi yang jarang diketahui pengguna ponsel pintar. Kalaupun akan di-uninstall tidak akan bisa;
  • Terdapat iklan yang mengganggu pengoperasian perangkat dan bisa memakan kuota internet; dan
  • Boros daya baterai atau perangkat modal panas. Berapa pun kapasitas baterai yang ditawarkan oleh perangkat Xiaomi, ketika menggunakan ROM ini tetap saja boros. Bahkan ketika semua aplikasi ditutup, daya baterai pun akan tetap boros. Pasti hal ini sangat merugikan pengguna mengingat daya tahan baterai perangkat acap diperlukan untuk berbagai keperluan.
pixabay.com
  1. ROM Stable

Merupakan ROM yang direkomendasikan bagi para pengguna perangkat ponsel pintar Xiaomi. Pasalnya, ROM ini adalah ROM resmi yang dikembangkan oleh pihak MIUI resmi dan minim bugs. Selain itu, ROM Stable tidak memicu perangkat cepat panas, tidak boros baterai, dan akan update dua sampai satu minggu sekali.

Oh iya, ROM Stable terdiri atas dua versi, yakin ROM Stable Global dan ROM Stable Tiongkok. Untuk mengetahui dua versi ROM Stable, perhatikan poin-poin di bawah ini.

  1. ROM Stable Global
  • Sudah tersedia bahasa Indonesia yang baku.
  • Aplikasi Google telah tersedia, seperti Gmail, Play Store, dan lain sebagainya.
  • Rutin melakukan update.

B.     ROM Stable Tiongkok

·         Tidak menyediakan bahasa Indonesia, hanya bahasa Mandarin dan Inggris saja karena diperuntukkan bagi pengguna di dua negara/wilayah tersebut.

·         Cenderung stabil

·         Tidak menyediakan Google Apps, seperti Play Store, Gmail, dan aplikasi bawaan Google lainnya. Namun tetap bisa diinstal melalui bantuan browser bawaan.

Selesai sudah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai ROM Global, Distributor, dan Stable. Semoga melalui penjelasan ini Anda paham bahwa ROM menjamin keamanan perangkat agar tidak terpapar virus atau adware yang mengganggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *