Tips Interior, Cara Memilih dan Merawat Karpet Bulu

Untuk menunjang keindahan interior ruangan dan menambah kenyamanan, banyak orang yang menggunakan karpet sebagai elemen dekorasi rumah mereka. Berbagai varian motif, ukuran dan bahan membuat memadupadankan karpet menjadi lebih mudah dengan kebutuhan ruangan. Mulai dari karpet bulu binatang asli hingga bulu sintetis, karpet Alas lantai ini juga semakin mudah didapat dengan harga yang sangat beragam.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik dari karpet untuk ruangan, ada beberapa tips yang layak Anda simak saat akan membelinya. Hal ini karena karpet juga dapat mempengaruhi kesan dan suasana di ruangan. Pemilihan juga bertujuan agar Anda mendapatkan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan tanpa harus memboroskan banyak uang karena salah membeli karpet. Tips tersebut antara lain;

Pilih Ukuran Karpet Berdasar Penempatannya di Ruangan

Ini merupakan hal mendasar yang kemungkinan besar Anda sudah mengetahuinya. Sebagai hal mendasar, nyatanya masih saja ada orang yang kelupaan dan membeli karpet hanya berdasar perkiraan saja. Ukuran karpet menjadi hal dasar dalam pemilihan.

Ukuran karpet terlalu kecil tidak dapat memberikan kesan hangat secara optimal. Namun sebaliknya apabila ukuran terlalu besar, maka kesan di ruangan menjadi sempit. Sayangnya, terlalu besar dan terlalu kecil ini ternyata relatif. Lalu bagaimana memilihnya?

Apabila karpet digunakan pada ruangan terbuka

Untuk penggunaan karpet pada ruangan besar yang memiliki desain terbuka seperti di kelas, lesehan maupun masjid, Anda bisa menyesuaikan dengan luas permukaan yang akan ditempati karpet. Karpet dengan ukuran besar ini dapat dengan mudah ditemukan di kota-kota besar. Misalnya pedagang yang jual karpet masjid Bekasi, Jakarta, Surabaya dan lain sebagainya.

Apabila karpet ditaruh di depan sofa

Untuk karpet yang akan dipasang di depan sofa dalam ruang keluarga, Anda bisa menyesuaikan ukuran karpet dengan dimensi sofa. Misalnya Anda merujuk pada ukuran lebar sofa agar saat Anda duduk di sofa tersebut, kaki Anda bisa mendarat dengan nyaman di atas karpet. Akan lebih lagi jika Anda membiarkan sedikit lebihan ukuran karpet dibanding lebar sofa.

Anda bisa memilih ukuran 150 cm x 200 cm yang merupakan ukuran umum untuk digunakan di depan sofa. Selain itu, ukuran ini juga tidak akan terlalu menyulitkan untuk proses pencuciannya dan masih cukup nyaman menampung kaki Anda sambil bersantai. Karpet ukuran ini lebih mudah didapat di pedangang karpet di kota Anda.

Karpet di tengah ruangan

Untuk karpet yang diletakkan pada pusat ruangan dan kemungkinan besar juga menjadi alas untuk sejumlah furniture penting penunjang ruangan sebaiknya Anda memilih ukuran yang lebih besar. Ukuran karpet seperti 200 cm x 250 cm dapat Anda pilih untuk karpet di tengah-tengah ruangan ini. Membeli karpet seperti ini mungkin membutuhkan pencarian lebih karena tidak semua toko menyediakan.

Untuk di kamar tidur

Saat Anda bangun pagi, pilihan karpet dengan serat bulu yang nyaman memang lebih praktis dibanding menggunakan sandal saat akan menjejakkan kaki di lantai. Untuk kebutuhan ini, Anda bisa memilih karpet berukuran 60 cm x 120 cm yang umumnya memiliki ketebalan yang sesuai untuk memberikan kenyamanan optimal. Karpet jenis ini mudah didapat baik di toko fisik maupun online.

www.pexels.com

Perhatikan Jenis Material

Ketika ukuran yang diinginkan sudah Anda tentukan, selanjutnya adalah menentukan fungsi dari karpet yang akan dibeli. Anda bisa berpedoman pada tempat yang akan Anda pasangi karpet tersebut sehingga dapat memperkirakan apakah karpet tersebut untuk duduk, rebahan yang mengutamakan kenyamanan atau sekedar untuk menunjang interior ruangan saja. Pertimbangan ini dapat memudahkan Anda dalam memilih karpet yang paling sesuai.

Material yang mengutamakan kenyamanan

Nah, apabila Anda membeli karpet sebagai alas duduk, rebahan atau bahkan tidur, maka akan lebih baik jika Anda memilih produk yang menggunakan bahan yang mengutamakan kenyamanan dengan ketebalan yang sesuai. Bahan ini umumnya juga diproses secara khusus agar memberikan kenyamanan optimal. Untuk material yang nyaman, ada pilihan karpet dengan serat katun microfiber yang memberikan rasa nyaman optimal. Alternatif lain adalah bahan flannel, katun, bulu, rasfur dan lain sebagainya.

Material yang lebih kuat

Sementara untuk karpet yang membutuhkan kekuatan ekstra misalnya untuk pemakaian di ruang makan yang memiliki ancaman air dan noda, maka Anda bisa memilih karpet dengan material PVC atau sejenisnya yang memiliki sifat waterproof, antinoda dan mudah dibersihkan.

Begitu pula untuk penggunaan di rumah yang terdapat anak kecil dengan kemungkinan kotoran yang lebih besar. Kotoran seperti remah makanan, minuman akan lebih mudah dibersihkan pada bahan-bahan tersebut. Pilihan bahan karpet kulit sintetis dan kayu memiliki sifat antinoda serta antiair dimana Anda cukup mengelapnya saja ketika ada noda yang tertumpah di atas karpet.

Material kedap suara

Selain kotoran, anak kecil juga identik dengan berlarian di dalam ruangan yang kemungkinan besar membuat orang lain merasa tidak nyaman. Pilihan bahan karpet kedap suara dapat meredam suara langkah kaki anak di dalam rumah. Dengan ketebalan yang masih aman, karpet ini tidak akan membahayakan kegembiraan anak-anak di dalam rumah Anda. Ada pula bahan karpet antiselip yang menawarkan nilai keselamatan lebih baik.

www.pexels.com

Ketebalan Karpet

Sebagai alas yang meredam dinginnya lantai saat cuaca sedang dingin, karpet digunakan agar penghuni tetap nyaman ketika duduk atau bahkan tiduran di atasnya. Untuk kebutuhan semacam ini, Anda bisa memilih karpet yang lebih tebal. Dengan demikian, kaki dan tubuh Anda dapat tetap hangat saat rebahan atau berjalan di atas karpet tersebut. Anda bisa membeli karpet yang lebih tebal dengan material wol sebagai pertimbangan.

Faktor Kebersihan

Karpet adalah benda yang umumnya digunakan dalam jangka waktu yang lama sehingga ia juga rentana akan kotoran dan bau tidak sedap. Maka dari itu, pengguna perlu melakukan pembersihan secara rutin. Menjaga kebersihan karpet dapat dilakukan menggunakan mesin penyedot debu, pencucian manual bahkan menggunakan bantuan mesin cuci.

Namun sebelum melakukan pembersihan meliputi pencucian ini, Anda sebaiknya memeriksa cara pencucian yang dianjurkan agar kualitas karpet tidak mudah berkurang kadarnya. Pencucian yang tidak tepat dapat membuat benang jahitan yang mudah putus, serat karpet yang mudah terlepas hingga warna motif yang menjadi pudar.

Tipe karpet washable

Penting bagi Anda untuk memeriksa petunjuk pencucian karena ada beberapa macam karpet yang boleh dicuci (washable) dengan air dan ada yang tidak. Ada pula yang mudah pencuciannya dan ada pula yang sulit dicuci. Untuk tipe washable, proses pencucian juga ada yang sebaiknya dilakukan manual dan ada yang boleh menggunakan mesin.

Karpet yang tidak dapat dicuci dengan air dapat dibersihkan dengan mesin penyedot debu. Masing-masing jenis karpet tersebut, umumnya mengikuti jenis bahan tertentu yang memang tidak sebaiknya terkena air. Maka dari itu, perhatikan secara seksama petunjuk pencucian karpet tersebut.

Salah satu tips untuk karpet washable saatmelakukan proses pencucian adalah masukkan karpet yang akan dicuci dalam kantor khusus lalu gunakan aliran air bersih yang tidak terlalu deras. Sabun yang digunakan sebaiknya juga cairan khusus yang tidak bersifat keras bagi serat karpet. Jemur di tempat teduh namun memiliki sirkulasi hawa yang baik dan jangan gunakan alat pengering.

Tipe antibakteri antikutu

Karpet tidak mungkin untuk dicuci tiap hari dan meskipun Anda rajin mencucinya, tetap saja ada kemungkinan karpet mengeluarkan bau tidak sedap saat rumah menjadi lebih lembab dari biasanya. Munculnya bau ini dikarenakan pertumbuhan bakteri di dalamnya. Selain itu, kemungkinan besar karpet menjadi tempat berkembang biaknya kutu.

Apabila Anda ingin terhindar dari masalah seperti ini, sebaikny Anda memilih karpet yang memiliki bahan yang diproses sedemikian rupa yang memiliki kelebihan bebas bakteri penyebab bau serta anti kutu. Anda pun tak perlu lagi mencuci karpet tersebut dengan air dan cukup membersihkan debu menggunakan vacuum cleaner secara rutin agar pertumbuhan bakteri dan kutu dapat dicegah.

www.pexels.com

Kesesuaian Desain

Anda bisa memberikan sentuhan berbeda dengan menggunakan karpet yang memiliki bentuk, ukuran, motif dan warna yang sangat beragam. Ada pilihan karpet berbentuk bulat dengan warna yang kalem untuk kesan lebih luas dan hangat terhadap ruangan Anda. Ada pula pilihan karpet lebih kecil untuk ruangan minimalis yang sempit sehingga keindahan interior tetap terjaga. Anda bisa menggunakan perabot atau aksesoris tertentu untuk membuat karpet tersebut matching dengan konsep ruang Anda.

Lantas apa saja pilihan karpet yang ada di pasaran saat ini yang cocok untuk digunakan di rumah? Nah beberapa produk yang umum ditemukan di pasar offline dan online antara lain;

Karpet berbahan kulit Domba

Produk ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang anggota keluarganya memiliki masalah dengan alergi. Karpet dengan material premium ini tergolong sangat awet sekaligus ramah. Menggunakan bahan wol bulu domba asli, karpet ini menawarkan sifat hypoallergenic alias tidak mudah memicu reaksi alergi dan bisa dikatakan lebih bersahabat bagi siapapun yang memiliki masalah dengan alergi.

Citarasa premium juga langsung terasa ketika Anda memijakkan kaki di atasnya. Karpet dari bulu domba tersebut terasa membal. Bahan alami yang digunakan tersebut membuat permukaan karpet segera kembali rata lalu mengembang.

Yang perlu diingat dari produk alami ini adalah Anda harus memberikan perawatan ekstra untuk menjaga kualitasnya. Cuci secara manual menggunakan tangan dengan suhu air yang tidak boleh lebih dari 30 derajat.

Karpet Antiselip

Dengan ukuran yang bervariasi, karpet yang memiliki bulu-bulu halus ini juga menawarkan kemampuan antiselip. Anda pun tidak perlu khawatir terpelanting dengan mudah ketika berlari di atasnya. Dengan bulu halusnya Anda tidak akan mudah terpeleset.

Karpet ini bisa Anda posisikan di sebelah tempat tidur ataupun di depan sofa TV yang tidak memerlukan tempat yang terlalu lebar. Karpet ini juga memiliki banyak variasi warna yang memudahkan Anda mencari paduan sesuai selera.

Karpet Rasfur Tebal

Karpet dengan bulu rasfur ini menjanjikan kenyamanan ekstra dengan ketebalannya yang sampai 3 cm. Karpet ini cocok diposisikan dalam ruang keluarga untuk duduk-duduk santai, rebahan dan bermain bersama keluarga tanpa khawatir mudah masuk angin. Anda bersama keluarga juga akan merasakan kenyamanan ekstra dari bulu-bulu rasfur yang lembut. Harga yang ditawarkan untuk produk ini juga relatif terjangkau.

www.pexels.com

Cara Merawat Karpet agar Lebih Awet

Karpet yang menggunakan bahan bulu memang akan menjadikan ruangan Anda nampak lebih mewah dan nyaman. Namun, untuk menjaga kemewahan dan kenyamanan tersebut ternyata juga tak lepas dari kondisi yang lebih sensitif dibanding pilihan karpet berbahan polyester maupun nilon. Anda bisa menyimak tips merawat karpet berbahan bulu di bawah ini agar kualitasnya terjaga seiring waktu.

Membersihkan Debu

Dengan serat yang lebih panjang dan lembut, serat bulu ini cenderung lebih mudah menangkap debu yang beterbangan di dalam ruangan Anda. Secara rutin, Anda sebaiknya melakukan pembersihan debu setidaknya seminggu sekali.

Untuk menghilangkan debu dari permukaan karpet yang sangat sensitif, Anda sebaiknya tidak langsung menggunakan penyedot debu secara langsung pada permukaan karpet. Lapisi permukaan karpet menggunakan kain tipis, baru gunakan vacuum cleaner di atas permukaan kain.

Jika memungkinkan, Anda  bisa mengibas karpet di luar rumah untuk melepaskan debu yang terjebak. Berikutnya, gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan sisa debu yang mungkin tertinggal.

Balikkan karpet lalu bersihkan bagian belakangnya menggunakan bagian dari ujung penyedot debu berupa sikat halus. Hindari bagian tepian karpet guna mencegah terjadinya kerusakan serat bulu.

Untuk menghilangkan rambut ataupun bulu halus, dari binatang peliharaan misalnya, Anda bisa memanfaatkan sikat lembut agar rambut dan bulu tersebut dapat terangkat.

Membersihkan Noda Cair

Serat bulu pada karpet cenderung lebih sensitif pada produk pembersih karpet biasanya. Maka dari itu, diperlukan penanganan ekstra agar pembersihan tidak mengorbankan kualitas karpet.

Apabila karpet berbulu Anda terkena tumpahan cairan, bersihkan noda tersebut sesegera mungkin agar tidak membekas nantinya. Anda bisa membuat campuran air ditambah sedikit detergen untuk menghilangkan noda minuman ataupun kuah sayur. Basahkan lap bersih lalu tekan-tekan pada permukaan karpet yang kotor. Bilas dan ulangi lagi hingga bersih.

Untuk produk pembersih, Anda bisa memilih produk khusus untuk karpet jenis bulu. Hal ini karena produk pembersih ini memiliki komposisi yang berbeda dari pencuci karpet sintetis biasa. Anda juga bisa meminta rekomendasi dari penjual karpet saat akan membeli produk pencuci tersebut.

Bahan lain yang mudah Anda temukan di rumah seperti cuka dan air lemon juga bisa Anda manfaatkan sebagai pembersih alami. Anda bisa menggunakan kedua bahan ini mengatasi noda dan bau. Buatlah campuran air perasan 1 butir lemon, air hangat secukupnya ditambah cuka putih sebagai cairan pembersih alami. Penggunaannya, Anda bisa menyemprotkan sedikit demi sedikit ke atas bagian karpet yang terdapat noda. Diamkan setidaknya 5 hingga 10 menit kemudian bersihkan.

Jika Anda ingin menggunakan mesin cuci untuk membersihkan karpet, bungkuslah karpet tersebut menggunakan kain misalnya sarung bantal dan seprei terlebih dahulu. Barulah kemudian Anda bisa memasukkannya ke dalam mesin cuci. Untuk memastikan, cek bagian label yang menempel di karpet, lihat apakah karpet tersebut bisa dicuci menggunakan mesin atau tidak.

Noda Lain

Ada jenis noda lain yang dapat memicu bau tidak sedap yang tidak mudah dihilangkan dari karpet Anda walaupun kotorannya sudah dihilangkan. Noda lain ini bisa dari bekas muntah ataupun abu rokok yang tidak sengaja terjatuh di atas karpet.

Anda bisa menggunakan taburan bedak bayi ataupun bubuk gilingan kasar kopi murni pada permukaan noda yang mengeluarkan bau tersebut. Selanjutnya, diamkan taburan itu semalaman dan bersihkan dengan vacuum cleaner keesokan harinya.

Meskipun Anda secara rutin melakukan pembersihan dan pencucian terhadap karpet berbahan bulu, tetap dianjurkan sesekali membawanya ke jasa pencucian karpet profesional agar pembersihan dapat dilakuakn lebih menyeluruh. Pilih layanan profesional agar penanganan karpet Anda dilakukan dengan baik.

Karpet bulu merupakan elemen yang tergolong istimewa bagi ruangan Anda. Keistimewaan tersebut harus ditebus dengan perhatian dan perawatan khusus pula agar selalu terjaga kualitas dan kondisinya. Hal ini agar karpet senantiasa memberikan kehangatan, kenyamanan dan keindahan bagi hunian Anda.

 

Post Author: Julia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *